
JAKARTA, MOI – Bulan Desember bagi umat Kristiani pada umumnya adalah merupakan bulan suka cita, karena pada bulan Desember ini semua umat Kristiani Rayakan Natal, Rayakan Hari Kelahiran Juruselamat, Tuhan Yesus Kristus.

Begitu juga dengan Gereja Tiberias Indonesia (GTI), ribuan jemaat GTI sedang Rayakan Natal di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Sabtu (07/12/2019) mulai jam 18.00 – 22.00 WIB.



“Semua yang MenerimaNYA diberikan Kuasa”, inilah tema dari ibadah Perayaan Natal GTI saat ini, Ibadah yang langsung dipimpin oleh Ketua Sinode/Gembala Sidang GTI : PDT. DR. YESAYA PARIADJI dan PDT. DARNIATY PARIADJI sangat meriah serta mendatangkan suka cita.

Dari pantauan Media Otonomi Indonesia, sebelum acara dimulai atau sekitar pukul 14.30 WIB wilayah di GBK diselimuti awan hitam pertanda hujan mau turun dan memang sesekali sudah turun butiran air, kejadian itu berlangsung sampai sekitar pulul 16.50 WIB tetapi setelah pukul 16.50 WIB dimana persiapan acara akan dimulai awan hitam itu pergi membuat suasana sekitar GBK menjadi sangat cerah sampai akhir ibadah tersebut.

Sesuai informasi yang Media Otonomi Indonesia dapatkan dari Ketua Panitia Perayaan Natal GTI Pdm. Ir. Daniel Kosasih, bahwa Perayaan Natal GTI di GBK tahun ini sudah yang ke 18 kali, perayaan Natal pertama kali dilaksanakan pada tahun 2000 – 2019, tetapi pada tahun 2016, 2017 tidak bisa merayakan di GBK di karenakan GBK nya renovasi dan GTI kembali rayakan lagi tahun 2018 dan 2019 sekarang ini.

Menurut informasi dari panitia, Perayaan Natal GTI saat ini pihak GTI sudah terlebih dahulu melaporkan kegiatan ini ke MABES POLRI dan sudah mendapatkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) yang peruntukkannya sama seperti Surat Ijin, mengapa demikian?, karena untuk mendapatkan STTP ini panitia harus melampirkan beberapa persyaratan serta rekomendasi seperti dari : Direktur Intelkam Polda Metro Jaya ; Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya ; Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat ; Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat ; Pengelola GBK ; Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta ; Direktorat Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI ; Susunan Panitia, Susunan Acara ; KTP Penanggungjawab serta Surat Permohonan.





Dengan jumlah jemaat yang begitu banyak, pihak GTI juga menyurati Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan mengirimkan 6 unit mobil ambulan beserta tim medisnya ( dokter & perawat ) untuk tambahan yang 2 unit ambulan dari pihak panitia dan Dinas Penanggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta juga mengirim 2 unit mobil damkar dengan personilnya karena di akhir acara tersebut, Gereja Tiberias Indonesia seperti tahun -tahun sebelumnya membuat hiburan pesta kembang api (dimana sudah mendapat ijin dari Polda Metro Jaya)


Kepolisian Negara Republik Indonesia secara khusus wilayah hukum Polda Metro Jaya sangat mendukung acara tersebut, dan menurut informasi dari panitia bahwa Polda Metro akan melibatkan lebih kurang 1000 personil Polri untuk pengamanan perayaan tersebut.


Pada saat perayaan tersebut Wakapolda Metro Jaya, Polres Jakpus serta Kapolsek turun langsung meninjau tempat Natal tersebut.(LH)








